Rabu, 25 Januari 2012

SEKOLAH ADIWIYATA SMPN 5 KEPANJEN

Memasuki kawasan SMPN 5 Kepanjen seperti menemukan oase yang tersembunyi. Betapa tidak, lokasi sekolah itu berada di pinggiran Kota Kepanjen. Siapa sangka di kawasan pinggiran itu terdapat sekolah yang memiliki prestasi nasional. Awal masuk di SMPN 5 Kepanjen kita akan di sambut segarnya oksigen ketika menjejakkan kaki di areal sekolah tersebut. Pepohonan tampak dimana-mana, dipadu dengan taman yang di atur sedemikian rupa. Halaman dan setiap jengkal sekolah sangat bersih, nyaris tak ada sampah kecuali daun yang berguguran dari atas pepohonan.
Memang pelestarian lingkungan hidup menjadi perhatian serius sekolah yang dipimpin Bapak Sutikno,M.pd untuk menjadikan SMP N 5 Kepanjen sebagai sekolah bercirikan peduli dan berbudaya lingkungan.hal ini dilakukan dengan menciptakan lingkungan pembelajaran yang mampu menumbuhkan pengetahuan dan kesadaran warga sekolah terhadap pelestarian lingkungan hidup.sekolah yang ber alamat di Jalan Krajan Raya 144 Desa Sengguruh Kecamatan Kepanjen ini mulai di pimpin oleh Bapak Sutikno,M.pd tahun 2007. Bapak Sutikno,M.pd selalu menanam pohon saat memasuki sekolah barunya sebagai Kepala Sekolah ataupun guru mata pelajaran,bila ditanya mengapa beliau menanam pohon, beliau pasti akan menjawab “karena tumbuhan adalah sumber kehidupan, dengan menanam maka kita juga berinvestasi untuk orang lain”. Begitu juga dengan apa yang beliau lakukan di SMPN 5 Kepanjen, beliau harus empat kali menanam pohon untuk menarik minat para siswa. Proses rindangnya SMP itu praktis dilakukan mulai tahun 2007 dan meraih Adiwiyata pada tahun 2009. Tentu saja beliau juga berkeinginan meraih Adiwiyata Mandiri pada tahun 2012. Beliau memang hebat, mampu mengubah sekolah yang semula tandus dan gersang menjadi rindang. Pada tahun 2010 dan 2011, SMPN 5 Kepanjen berhasil meraih piala Adiwiyata berturut-turut. Maka di tahun 2012 ini, segenap keluarga besar SMPN 5 berjuang untuk meraih Adiwiyata Mandiri. Tantanganya cukup besar karena harus bersaing dengan 46 sekolah lain di seluruh Indonesia. SMPN 5 Kepanjen pernah mendapat pesan dari Drs.Suwandi,Msc agar kurikulum yang berbasis pendidikan lingkungan hidup di SMP ini harus di mantapkan.
Bukan hanya dalam hal lingkungan hidup saja yang diajarkan di SMPN 5 Kepanjen, tetapi berbagai carapun dilakukan untuk meningkatkan kapasitas SDM baik siswa maupun guru.Salah satunya dengan menggandeng berbagai organisasi lokal, regional, nasional bahkan internasional. Dengan mendapat pengetahuan dari pemateri maka diharapkan bisa mengubah perilaku dan berujung praktis dalam kehidupan sehari-hari. contohnya, workshop lingkungan hidup yang bertemakan carbon footprint, sungai dan keanekaragaman hayati yang menghadirkan tiga mahasiswa asing dari Emily Cousins (University of Melbourne Australia), Sina Lenski (University of Oldaburg Jerman), Vijay Chaitanya (Jawaharlal Nehru Technological University India) yang diikuti 60 siswa. Dengan adanya pemateri asing, setidaknya ada tukar pikiran lintas budaya. Salah satunya, dalam hal menyikapi masalah global yakni perubahan iklim. Sekolah ini juga mendatangkan BLH Provinsi Jawa Timur, Tunas Hijau Club Surabaya, Eco Mobile. contohnya workshop lingkungan hidup yang bertemakan penipisan lapisan ozon yang disampaikan oleh Tunas Hijau Club Surabaya. Selain mendapat materi, peserta workshop diajak terjun langsung ke lapangan untuk melaksanakan penerapan termasuk mengajak masyarakat yang ditemui dalam serangkaian tema yang terbagi dalam beberapa kelompok. Tidak hanya kegiatan didalam arena SMPN 5 Kepanjen saja yang pernah dilakukan. Dari sekian banyak siswa SMPN 5, 15 diantaranya di seleksi umtuk menjadi tutor sebaya di MTsN Jabung, Blitar.
Tak bisa di pungkiri, perjuangan segenap keluarga besar SMPN 5 Kepanjen sungguh berat dalam mewujudkan prestasi tersebut. Sekolah mengawali prestasi di bidang lingkungan justru dari juara III UKS tingkat Jawa Timur pada tahun 2008. Yang dilanjutkan menjadi nominasi sekolah peduli dan berbudaya lingkungan tingkat Provinsi Jawa Timur pada tahun 2009 Pada tahun yang sama, SMP yang berbatasan dengan kecamatan Pagak itu menjadi calon sekolah Adiwiyata tingkat nasional tahun 2009. Perjuangan warga SMPN 5 Kepanjen akhirnya terwujud dengan diraihnya Piala Adiwiyata I tingkat nasional tahun 2010 dan tahun 2011 meraih Piala Adiwiyata II tingkat nasional dan alan berjuang meraih Adiwiyata Mandiri pada tahun 2012.

Sabtu, 21 Januari 2012

sekolahku tercinta

Awalnya aku tak pernah menyangka bisa bersekolah di SMPN 5 Kepanjen. Sekolah yang belum pernah aku ketahui sebelumnya. Dan yang pada awalnya aku kira sekolah ini adalah sekolah yang tak bermutu karena letaknya di desa yang jauh dari keramaian kota.
Tapi jauh dari bayanganku sebelumnya, sekolah ini benar-benar luar biasa. Sekolah ini mengenalkan kepadaku banyak hal yang belum pernah aku ketahui sebelumnya.Yang paling aku sukai SMPN 5 Kepanjen membawa nama baik diriku di depan banyak orang. SMPN 5 Kepanjen adalah salah satu sekolah bergelar ADIWIYATA di Indonesia.
Namun yang aku ketahui di SMPN 5 Kepanjen ini ADIWIYATA bukan hanya sebagai gelar, namun juga sebagai simbol perilaku warga SMPN 5 sendiri. Di sekolah ini aku punya banyak pengalaman dan punya banyak teman.
Awal masuk di sekolah ini aku di kenalkan banyak tentang lingkungan hidup dan program adiwiyata. Bahkan aku sering ikut kegiatan yang berhubungan tentang adiwiyata. Seperti mengikuti workshop bersama kakak-kakak dari Tunas Hijau Club Surabaya, lalu mengikuti sosialisasi dan bahkan menjadi tutor sebaya di MTsN Jabung, Blitar.
Bicara soal teman, aku punya banyak sekali teman di sekolah ini, bahkan bisa di bilang, satu sekolah ini mengenali aku. Kelas 7 aku disini, sama sekali bukan masa yang indah dan mengenang. Justru aku tidak ingin peristiwa-peristiwa kelas 7 disini terulang kembali, terang saja waktu kelas 7 aku sering membuat ulah yang aku tahu ini benar-benar melanggar peraturan di sekolah ini.
Namun pada awal masuk di sekolah ini, aku memang bukan siapa-siapa yang tidak tahu apa-apa. Tak ada anak yang aku kenal disini. Namun dengan sombongnya aku memasuki sekolah ini dengan santai dan gaya menantang. Saat tiba aku menetap di kelas 7A aku mengenal seorang cewek cantik yang kemudian menjadi teman dekatku, Anis namanya.
Dia punya musuh yang juga ada di kelas 7A, yang akhirnya menjadi musuhku juga, namun takdir berkata lain. Aku, Anis, Malvin dan Lutfi yang sebelumnya bermusuhan. Menjadi teman yang sangat akrab. Kami melakukan banyak kegiatan bersama, maen bersama, mengerjakan tugas bersama, bahkan pacaranpun bersama.
yah,, pacaran.. kalau tentang pacar jangan tanya. Aku sudah berkali-kali pacaran, aku di kenalkan dengan yang namanya pacaran oleh Anis. Namun pacaran memang tak baik untukku, pacaran membuatku lupa dengan kewajibanku "BELAJAR". Yang akhir-akhirnya membuat nilai mata pelajaranku turun drastis. Di kelas kerjaanku hanya smsan.
Sebetulnya aku adalah anggota OSIS di SMPN 5 Kepanjen. Tapi aku tak suka karena anak osis itu selalu sibuk, waktunya pulang tak pernah pulang duluan, dan waktunya libur malah masuk. Tapi hal itu tidak bertahan lama, karena murid-murid yang bermasalah di sekolah ini selalu di bina oleh guru BK dan kesiswaan.
lagi-lagi aku benar-benar beruntung, menjadi murid di sekolah yang luar biasa ini. Saat kenaikan kelas nanti aku bertekad untuk merubah diriku, yang di anjurkan oleh guru BKku menjadi anggota osis kembali. Dan aku berhasil. Dalam kandidat ketua osis aku menjadi salah satunya. Namun aku belum berhasil menjadi ketua osis, Aku hanya menjadi Bendahara osis, walaupun hanya sebatas sebagai bendahara, itu pun butuh tanggung jawab yang besar, dan dari osis inilah aku menjadi orang yang belajar bertanggung jawab.
Saat kelas 8 dan aku menjadi anggota osis, aku mengikuti banyak kegiatan. Yang paling aku suka itu saat aku mengikuti workshop bertema "LAPISAN OZON" yang di bina oleh TUNAS HIJAU CLUB dari Surabaya. Setelah seharian aku mengikuti seruntutan kegiatan dalam workshop ini, sore harinya aku dan teman-teman yang terpilih menjadi tutor sebaya untuk acara di MTsN Jabung berdiskusi untuk persiapan esoknya,
Kami membicarakan segala hal yang kami butuhkan untuk acara besok. Setelah semua selesai kami pulang an yang rumahnya dekat dengan sekolah, di anjurkan untuk melanjutkan diskusi karena waktu sudah mendekati adzan magrib.
Hari rabu telah tiba, kami semua telah berkumpul di taman sekolah dan bersiap untuk berangkat. Acara di MTsN Jabung sangat menarik sekali untuk di ikuti.Sampai banyak kenangan bersama teman-teman disana yang tidak bisa kami lupakan dan memang tak boleh untuk di lupakan.
Yang aku kagumi dengan SMPN 5 Kepanjen adalah sekolah ini selalu peduli dan mengurusi murid-muridnya yang bermasalah, tak peduli murid itu anaknya siapa selalu di ajarkan menjadi anak yang berkarakter. Selama aku sekolah disini, aku selalu ingat visi sekolah ini "BERPRESTASI BERDASARKAN IMTAQ DAN BERWAWASAN LINGKUNGAN".
Aku kira di sekolah ini hanya mengajarkan tentang lingkungan, namun jangan salah masalah keagamaan pun selalu di terapkan. Yang biasa di sampaikan oleh pembina upacara, terutama masalah tata tertib dan KBM (kegiatan belajar mengajar).
Tahun ini SMPN 5 Kepanjen akan menerima penghargaan ADIWIYATA MANDIRI. yang telah lama menjadi kebanggaan sekolah ini. Saya yakin sekolah ini dapat mencapai apa yang selalu di impikan, karena sekolah ini tak pernah berhenti bermimpi dan bekerja keras, karena itulah cara agar dapat mencapai kesuksesan.